Sabtu, 19 September 2015
Budaya Indonesia: Layanan Terapi Lintah di Lampung: terapi lintah as...
Kamis, 17 September 2015
Layanan Terapi Lintah di Lampung: Layanan Kursus Terapi Lintah dan Budidaya Lintah
Minggu, 25 Januari 2015
terapi lintah: manfaat terapi lintah.
Jumat, 03 Oktober 2014
Pelatihan Terapi Lintah di Jakarta: Kursus Terapi Lintah
Minggu, 03 Agustus 2014
Jumat, 18 Juli 2014
Thibun nabawi
Pembagian Penyakit
a. Penyakit hati (Dijelaskan lebih rinci dalam Kitab Ad-Daa wa Ad-Dawaa ‘oleh Ibnu Qayyim)
i. Penyakit syubhat disertai was-was
Dijelaskan dalam surat An-Nur ayat: 50
أفي قلوبهم مرض أم ارتابوا أم يخافون أن يحيف الله عليهم ورسوله بل أولئك هم الظالمون
Apakah (ketidak datangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang lalim.
ii. Penyakit cinta disertai kesesatan
dijelaskan dalam firman Allah dalam surat al-Baqarah ayat 10:
في قلوبهم مرض فزادهم الله مرضا ولهم عذاب أليم بما كانوا يكذبون
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
b. Penyakit jasmani
Allah berfirman dalam surah An-Nur ayat 61:
ليس على الأعمى حرج ولا على الأعرج حرج
Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit ..
Allah menyebut tentang penyakit jasmani dalam ibadah haji, puasa, wudhu dan lain-lain lagi. Karena itu Allah dan rasulNya telah menetapkan perlunya:
a. Menjaga kesehatan
b.Menjaga tubuh dari unsur bahaya (racun, basi, tajam, bisa, binatang buas, dll)
c. Mengeluarkan zat bahaya dalam tubuh (darah, kencing, kentut, muntah, bersih, lapar, mengantuk, haus, dll).
d. Berpuasa
Rabu, 07 Agustus 2013
Pelaku Gendam Berkeliaran
Sabtu, 27 Juli 2013
Minggu, 21 Juli 2013
Apa Itu Hemofilia ?
137008 hit(s)
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hemofilia berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang terdiri dari dua kata yaitu haima yang berarti darah dan philia yang berarti cinta atau kasih sayang.
Hemofilia adalah suatu penyakit yang diturunkan, yang artinya diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan.
Darah pada seorang penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal. Proses pembekuan darah pada seorang penderita hemofilia tidak secepat dan sebanyak orang lain yang normal. Ia akan lebih banyak membutuhkan waktu untuk proses pembekuan darahnya.
Penderita hemofilia kebanyakan mengalami gangguan perdarahan di bawah kulit; seperti luka memar jika sedikit mengalami benturan, atau luka memar timbul dengan sendirinya jika penderita telah melakukan aktifitas yang berat; pembengkakan pada persendian, seperti lulut, pergelangan kaki atau siku tangan. Penderitaan para penderita hemofilia dapat membahayakan jiwanya jika perdarahan terjadi pada bagian organ tubuh yang vital seperti perdarahan pada otak.
Hemofilia A dan B
Hemofilia terbagi atas dua jenis, yaitu :
Bagaimana ganguan pembekuan darah itu dapat terjadi?
Gangguan itu dapat terjadi karena jumlah pembeku darah jenis tertentu kurang dari jumlah normal, bahkan hampir tidak ada. Perbedaan proses pembekuan darah yang terjadi antara orang normal (Gambar 1) dengan penderita hemofilia (Gambar 2).
Gambar 1 dan Gambar 2 menunjukkan pembuluh darah yang terluka di dalam darah tersebut terdapat faktor-faktor pembeku yaitu zat yang berperan dalam menghentukan perdarahan.
Seberapa banyak penderita hemofilia ditemukan ?
Hemofilia A atau B adalah suatu penyakit yang jarang ditemukan. Hemofilia A terjadi sekurang - kurangnya 1 di antara 10.000 orang. Hemofilia B lebih jarang ditemukan, yaitu 1 di antara 50.000 orang.
Siapa saja yang dapat mengalami hemofilia ?
Hemofilia tidak mengenal ras, perbedaan warna kulit atau suku bangsa.
Hemofilia paling banyak di derita hanya pada pria. Wanita akan benar-benar mengalami hemofilia jika ayahnya adalah seorang hemofilia dan ibunya adalah pemabawa sifat (carrier). Dan ini sangat jarang terjadi. (Lihat penurunan Hemofilia)
Sebagai penyakit yang di turunkan, orang akan terkena hemofilia sejak ia dilahirkan, akan tetapi pada kenyataannya hemofilia selalu terditeksi di tahun pertama kelahirannya.
Tingkatan Hemofilia
Hemofilia A dan B dapat di golongkan dalam 3 tingkatan, yaitu :
Penderita hemofilia parah/berat yang hanya memiliki kadar faktor VIII atau faktor IX kurang dari 1% dari jumlah normal di dalam darahnya, dapat mengalami beberapa kali perdarahan dalam sebulan. Kadang - kadang perdarahan terjadi begitu saja tanpa sebab yang jelas.
Penderita hemofilia sedang lebih jarang mengalami perdarahan dibandingkan hemofilia berat. Perdarahan kadang terjadi akibat aktivitas tubuh yang terlalu berat, seperti olah raga yang berlebihan.
Penderita hemofilia ringan lebih jarang mengalami perdarahan. Mereka mengalami masalah perdarahan hanya dalam situasi tertentu, seperti operasi, cabut gigi atau mangalami luka yang serius. Wanita hemofilia ringan mungkin akan pengalami perdarahan lebih pada saat mengalami menstruasi. |
Minggu, 28 April 2013
Perbedaan Antara Jin, Setan, Dan Iblis
Hasan al-Basri berpendapat : bahwa Jin keturan Iblis, seperti manusia keturunan Adam. Dari dua kelompok ini ada yang beriman dan ada yang kafir, keduanya juga berhak mendapatkan pahala dan siksaan dari Allah. Mereka yang beriman dari keduanya adalah kekasih Allah dan mereka yang kafir adalah Setan. ( blog misteri beda dunia )
Ibnu Abbas berpendapat : Jin adalah keeturunan Jann, mereka bukan setan, mereka bisa mati dan mereka ada yang beriman dan ada yang kafir. Sedangkan setan adalah anak Iblis mereka tidak akan mati kecuali bersama-sama Iblis.
Dalam tafsir surat An-Nas, Qatadah berkata : Sesungguhnya dari jin dan manusia terdapat setan-setan. Ini mirip dengan pendapat Hasan Basri di atas. Dalam surah Al-An’am (112) dikatakan “”Dan demikian lah Aku jadikan untuk setiap nabi musuh dari setan-setan manusia dan jin”.
( blog misteri beda dunia ) Dalam buku “Hayatul Hayawan al-Kubra” karangan Dumairi : semua jin adalah keturunan Iblis. Namun dikatakan juga bahwa Jin merupakan satu rumpun, sedangkan Iblis adalah satu dari mereka. Jin juga mempunyai keturunan,seperti dijelaskan dalam al-Qur’an surah al-Kahf (55) “Apakah kalian akan menjadikan mereka (jin) dan keturunanya sebagai
kekasih selain Aku (Allah) padahal mereka adalah musuh kalian”. Mereka yang kafir dari kaum jin disebut setan.Dalam kitab “Akaamu-l-Marjan fi Ahkamil Jan” karangan Syibli (hal. 6) disebutkan bahwa jin mencakup malaikat dan mahluk lainnya yang kasat mata. Sedangkan setan adalah jin yang durhaka dan kafir, mereka adalah anak-anak Iblis.
Jauhari berkata : Semua yang durhaka dan membangkang dari manusia, jin dan hewan disebut setan. Orang Arab menyebut ular sebagai setan. Yang terpenting bagi umat manusia adalah meyakini bahwa setan adalah musuh mereka dan selalu berusaha untuk menyesatkannya dan menjauhkannya dari jalan Allah. Kita dilarang menyembah atau menuruti kata setan.
( blog misteri beda dunia )
Dalam surah Yasin (60) dikatakan “Bukankah Aku(Allah) telah membuat perjanjian kepadamu hai bani Adam agar kalian tidak menyembah setan, mereka adalah musuh yang paling jelas”. Demkian juga dalam surah Fathir (6) “Sesungguhnya setan adalah musuh kalian maka jadikanlah mereka musuh”.. Dan banyak dalil-dalil yang mengingatkan kita agar hati-hati terhadap tipu daya dan rayuan setan ini.
Sumber : http://munsypedia.blogspot.com/
Sumber : http://beda-dunia.blogspot.com/2013/03/apakah-perbedaan-antara-jin-setan-dan-iblis.html#ixzz2RkxUG0hd
Minggu, 31 Maret 2013
Solat Sunat Tahajjud
Firman Allah SWT:
“Hendaklah engkau gunakan sebahagian waktu malam itu untuk sembahyang tahajjud,sebagai sembahyang sunat untuk dirimu, mudah-mudahan Tuhan akan membangkitkan engkau dengan kedudukkan yang baik.” (al-Isra’:79)
“Sebaik-baik sembahyang selepas sembahyang fardu ialah sembahyang sunat malam.” (riwayat Muslim)
Kamis, 14 Maret 2013
Fungsi dan Kegunaan Ruqyah
Ruqiyah syari`ah dilihat dari fungsi dan kegunaanya maka ia berfungsi sebagai salah satu metode Terapi Rohani Islam yang bersifat preventif dan kuratif. Dan kegunaanya adalah membantu mengobati serta menyembuhkan setiap pribadi muslim yang mengalami berbagai persoalan ruhani (gangguan kejiwaan) bahkan juga untuk penyakit-penyakit fisik. Setiap ayat dalam al-Qur`an adalah penawar dan obat untuk segala penyakit.
Rabu, 27 Februari 2013
ILMU NGRAGA SUKMA
BERLATIH ILMU NGRAGA SUKMA
Berada di dalam tubuh manusia yang lebih dalam dan halus dari JIWA AMARAH dan jiwa lawwamah ini berada di alam eterik. Jiwa lawwamah bisa keluar masuk tubuh baik saat sadar maupun saat tertidur tanpa ada hambatan apapun. Saat kita tidur, kita bermimpi bertemu dengan seseorang maka jiwa lawwamah kitalah yang tertemu dengan orang tersebut. Namun bila kita tiba-tiba terjaga, maka dengan cepat pula jiwa masuk lagi ke tubuh.
Belajarlah untuk mengalami tidur dengan merencanakan mimpi apa yang sekiranya Anda pandang menarik. Banyak cara, salah satunya merekam banyak kejadian sebelum tidur dan mengucapkan NIAT UNTUK BERTEMU SI A, ATAU NIAT BERKELANA KE SEBUAH TEMPAT…
Latihan berulang-ulang hingga benar-benar mampu mengarahkan mimpi. Jiwa Lawwamah yang sudah terlatih bisa diajak kemanapun yang diinginkan. Rapalnya baca sebagai berikut:
JIWAKU YANG BERADA DI TANGANMU, GUSTI
MENGEMBARA MENEMBUS RUANGMU
AKU INGIN KE ….. (sebutkan tempat yang ingin dituju)
BERTEMU DENGAN ………. (sebutkan nama orang yang ingin ditemui)
ATAS IJINMU!!!
Ujilah apa yang Anda alami. Bertanyalah via telpon terhadap mimpi apa yang sudah Anda alami kepada si A. Bila sudah terlatih, apa yang ada dalam mimpi akan persis sama dengan kenyataan.
Ujilah berkali kali apa yang Anda alami. Bila sudah terlatih, Anda bisa menggunakan ketrampilan untuk melakukan Ngraga Sukma ini tidak hanya saat bermimpi namun saat Anda terjaga sesuai dengan kehendak hati. Tentu saja harus dibimbing dengan kebijaksanaan. Sebab kemampuan ini meskipun hasil latihan namun pasti merupakan kesempatan yang diberikan Tuhan Yang Satu.
Jiwa yang berada lebih dalam dan halus dari JIWA LAWWAMAH. Jiwa Mulhammah adalah alat sensor metafisik yang sangat bagus untuk menerima petunjuk-petunjuk dari Tuhan. Jiwa Mulhamah ada di alam astral, suatu lapisan alam yang lebih halus dari pada alam eterik. Pada saat tertidur, jiwa Lawwamah dan Mulhamah ini bisa keluar secara otomatis tersamaan dan akibatnya mimpi pun jadi campur aduk dan kacau. Sebab masing-masing ditangkap dengan pikiran sadar dalam bentuk kesan yang berbeda. Saat tertidur, mimpi yang kita alami kadang tiak nyambung dan berbeda tema/topik. Ini akibat bercampur aduknya dua jiwa.
Tenang seperti teratai adalah sifat JIWA MUTHMAINAH. Keberadaannya murni di alam mental, alam transisi antara dunia astral dan spiritual. Jiwa ini sudah terbebaskan dari ruang dan waktu. Mampu menembus langit manapun hingga bertemu dengan kebenaran tertinggi yang mampu dicapai oleh manusia. Jiwa ini mampu berkelana baik ke masa lalu dan ke masa depan. Bila menembus ke masa depan, maka orang bisa melihat apa yang akan terjadi di masa depan. Kemampuan ini disebut juga dengan CLAIRVOYANCE yaitu melihat obyek di luar jangkauan mata fisik dan juga mampu CLAIRAUDENCE yaitu mendengar suara di luar jangkauan telinga.
Senin, 03 Desember 2012
Karyawan Mitra Adi Perkasa sedang di terapi
terima kasih
wassalam
PAK SYARIF



.jpg)

.jpg)

